Iklan Sponsor

Iklan

Iklan Sponsor

Iklan

terkini

Mengenal Tokoh Pemikir Islam Ibnu Qayyim al-Jauziyah: Wafatnya

arung sejarah
, 14:25 WIB Last Updated 2023-08-09T03:10:46Z

ARUNGSEJARAH.COM - Mengenal Tokoh Pemikir Islam Ibnu Qayyim al-Jauziyah: Wafanya.

 

SELAIN itu, di sana ada juga artikel atau tulisan tersendiri karya Ibnu Qayyim yang diambil dari buku dan karangan-karangannya. Misalnya kitab Bulugh as-Sulfi Aqdhiyatil-Rasulsaw. yang disarikan dari kitab A'lam al-Muwaqqi'in, Tafsir al-Fatihah dari kitabMadarijas-Salikin, Tafsir al-Mu'awwidzatain dari kitabBadaiul-Fawaid, ar-Risalah al-Qabriyahfi ar-Radd 'ala MunkiriAdzabil-QabrMinaz-Zanadiqah walQadariyah dari kitab ar-Ruh.

Sebagian orang tidak mampu membedakan antara Ibnu Qayyim al-Jauziyah dengan Ibnu al-Jauzi karena kemiripan nama. Kesalahan ini telah berakibat pada penisbahan beberapa kitab karya Ibnu al-Jauzi kepada Ibnu Qayyim al-Jauziyah. Kesalahan seperti itu terjadi karena kelalaian para penulis manuskrip atau karena perbuatan orang-orang yang sentimen terhadap Ibnu Qayyim al-Jauziyah.

Sebagai bukti adalah bahwa Ibnu al-Jauzi adalah Abdurrahman bin Ali al-Qursyi, wafat tahun 597 H. Meskipun dia adalah salah seorang ulama dari golongan Hanbali yang terkemuka dan banyak menulis, tapi dalam kajian masalah nama-nama dan sifat Allah SWT dia tidak mengikuti metode Imam Hanbal karena dia dalam hal ini menempuh metode takwil. Ini jelas bertentangan dengan metodologi Ibnu Qayyim sebab dia menempuh metode ulama salaf.

Di antara buku yang dinisbahkan kepada Ibnu Qayyim, padahal sebenarnya itu adalah karya Ibnu al-Jauzi, adalah kitab Daf'u Syubahit-Tasybih bi Akaffit-Tanzih. Kitab ini banyak memuat takwil yang keliru. Karena itu, dia terjerumus dalam ta'thil guna melepaskan diri dari noda tasybih (penyerupaan).

Allah SWT telah memberikan petunjuk kepada Ibnu Qayyim al-Jauziyah sehingga dia mengikuti langkah ulama salaf. Sebab itu, dia selamat dari noda tasybih dan bahaya takwil. Dia menempuh cara ulama salaf di mana dia hanya menetapkan apa yang ditetapkan Allah SWT untuk diri-Nya dan apa yang ditetapkan oleh Rasul-Nya tanpa melakukan penyimpangan, tasybih dan ta 'thil.

Demikian pula kitab Akhbar an-Nisa'. Kitab ini dinisbahkan kepada Ibnu Qayyim al-Jauziyah, padahal kitab ini dikenal sebagai karya Ibnu al-Jauzi.

Wafatnya Ibnu Qayyim al-Jauziyah

Kitab-kitab biografi sepakat bahwa Ibnu Qayyim al-Jauziyah wafat pada malam Kamis setelah azan Isya', tanggal 13 Rajab tahun 751H. Dia dishalati setelah shalat Zhuhur keesokan harinya di Mesjid al-Umawi, kemudian di Mesjid Jarah. Dan, dimakamkan di perkuburan al-Bab ash-Shaghir dekat makam ibunya di Damaskus.**

Kontribusi 'Muhaqqiq' dalam Kitab Ini 

1. Derivikasi (takhrij) hadits-hadits Nabi dengan menyebutkan derajat keshahihan atau kelemahan hadits setiap kali itu memungkinkan. 

2. Derivikasi beberapa atsar yang ada dalam kitab. 

3. Memberikan data riwayat singkat terhadap beberapa ulama yang disebutkan dalam kitab. 

4. Memberikan catatan nama surah dan nomor ayat terhadap ayat-ayat Al-Qur'an. 

5. Mengkomentari beberapa kalimat untuk menghilangkan kesamaran makna. 

6. Mengoreksi kesalahan-kesalahan bahasa yang ada dalam manuskrip yang kami jadikan acuan. 

7. Meletakkan beberapa judul yang bersifat penjelas dalam permulaan setiap fasal. 

8. Memperkenalkan urgensi kitab ini dan menuliskan riwayat hidup pengarangnya.

Sebelumnya.... Mengenal Tokoh Pemikir Islam Ibnu Qayyim al-Jauziyah: Karya-karyanya (arungsejarah.com)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Mengenal Tokoh Pemikir Islam Ibnu Qayyim al-Jauziyah: Wafatnya

Terkini

Iklan

Close x